Program studi D3 Teknik Listrik (PD3TL) dibuka pada pada tahun 1998 untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja dan pembangunan bidang keteknikan di Sulawesi Tengah. Selama 24 tahun berjalan, PD3TL adalah satu-satunya prodi vokasi yang menghasilkan tenaga terampil bidang teknik listrik dengan tingkat keterserapan 85%. Alumni dari PD3TL banyak bekerja di industri, pemerintah, BUMN dan menjadi wirausaha dibidang jasa ketenagalistrikan. Melalui pendanaan hibah PSTBI dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Tahun 2021, PD3TL Universitas Tadulako (UNTAD) menjawab isu strategis dengan pengembangan sarjana terapan teknologi rekayasa instalasi listrik.

Perkembangan (D4 TRIL)

Di sulawesi Tengah, terdapat dua Kawasan industri besar yaitu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang bergerak di bidang pengelolaan industri dan Kawasan industri PT. IMIP Morowali. KEK dan Kawasan industri Morowali dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi dan berfungsi untuk menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional. Kondisi yang demikian menyebabkan KEK sangat membutuhkan tenaga kerja yang berkualifikasi industri. Hal ini yang menjadi peluang yang sangat besar dari D4 TRIL untuk menghasilkan alumni yang memiliki relevansi keahlian dengan DUDI.

Namun seiring berkembangnya kebutuhan, tidak hanya tenaga lapangan saja yang dibutuhkan industri, melainkan tenaga terampil yang memiliki kehandalan yang sejalan dengan kebutuhan DUDI. Kehadiran sarjana terapan D4 TRIL Menjadi penghasil lulusan yang mempunyai keilmuan dibidang sistem tenaga, elektronika dan kendali sangat berkaitan dengan perubahan arus informasi dan perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat.

Pada periode 2020 – 2023 ini, Program Studi D4 TRIL melakukan pengajuan PD3TL dan penyusunan kurikulum. Kurikulum prodi D4 TRIL ini dikembangkan dan disusun mengacu pada kurikulum perguruan tinggi KPT 4.0 yang mengadopsi implementasi MBKM yang dikembangkan dari

kurikulum D3 Teknik Listrik. Visi misi prodi ini tidak lepas dari visi misi D3 Teknik Listrik sebagai cikal bakal. Adanya peningkatan level dari D3 menjadi level diploma 4 menyebabkan adanya peningkatan tujuan prodi TRIL Dalam mewujudkan tujuan prodi D4 TRIL tersebut langkah pertama yang dilakukan adalah dengan melakukan kerjasama dengan pihak indutri dan dunia usaha (DUDI) yang berada di

Sulawesi Tengah. Dimana link and match merupakan ciri dari pendidikan vokasi. Keterlibatan pihak DUDI tersebut diwujudkan dalam proses pembuatan kurikulum prodi D4 TRIL yang nantinya digunakan untuk mencapai tujuan prodi D4 TRIL. Selain itu, pihak DUDI memberi kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan magang. Selanjutnya, bersedianya dosen/instruktur dari industri dan ahli dari dunia kerja, untuk terlibat pada proses pembelajaran di prodi D4 TRIL. Dosen/instruktur dari industri tersebut diikutkan praktik mengajar melalui PEKERTI dan Aplied Approach (AA).

Karakteristik kompetensi keahlian

Teknik Rekayasa instralasi industri ditujukan untuk menghasilkan lulusan yang melingkupi beberapa profil, antatra lain: design engineering bidang instalasi listrik, engineering consultan, manajer bidang instalasi listrik, penanggung jawab laboratorium pendidikan (PLP) dan enterpreuner bidang instalasi listrik. Untuk dapat memenuhi profil tersebut maka lulusan diharapkan dapat menyelesaikan perancangan, perencanaan serta analisa instalasi beserta instrumentasi dan kontrol yang mengacu pada

Instrumen Peningkatan Program Diploma Tiga Menjadi Program Sarjana Terapan 7 perhitungan kebutuuhan dan standart yang berlaku, dan mampu mempersiapkan pekerjaan pemasangan, mengidentifikasi penyimpangan hasil pemasangan listrik yang memperhatikan keamanan, keselamatan dan aspek lingkungan.

Pengembangan Bidang Keilmuan Teknik Rekayasa Instalasi Listrik

Kurikulum yang dijalankan D3 Teknik Listrik pada tahun 2012 masih berbasis kompetensi (KBK) dengan jumlah 118 SKS. Dengan adanya tuntutan pasar dan industry, kurikulum D3 harus menyesuaikan perkembangan sesuai dengan SN Dikti 2015 yang telah ditetapkan oleh pemerintah mengatur seluruh aspek dalam penyelenggaraan perguruan tinggi dimana salah satu aspek terpentingnya adalah dalam pengembangan kurikulum. Seluruh jenis institusi pendidikan tinggi dan semua penyelenggara pendidikan vokasi secara umum harus mengikuti standar yang telah ditetapkan tersebut. Berdasarkan acuan SNDIKTI ini kurikulum D3 Teknik listrik memperbarui

kurikulumnya dari 118 SKS menjadi 110 SKS berorientasi KKNI dengan perbandingan teori dan praktek adalah yang diharapkan dapat meningkatkan mutu proses pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing. Setelah peralihan ke D4 TRIL, kurikulum mengacu pada SN Dikti (KPT 2020) berbasis MBKM dengan jumlah 146 SKS.

Salah satu arah Kebijakan Pendidikan Tinggi Vokasi untuk mecapai IKU yang telah ditetapkan pada Kepmendikbud No. 3/M/2021 adalah penyususnan kurikulum bersama dan berstandar Dunia Kerja, pembelajaran berbasis project riil dari dunia kerja (PBL), peningkatan jumlah dan peran dosen/instruktur dari industri dan ahli dari dunia kerja, praktik kerja lapangan/industri, sertifikasi kompetensi yang sesuai standar dan kebutuhan dunia kerja, Update teknologi dan pelatihan bagi dosen/instruktur, Riset terapan mendukung teaching factory yang berawal dari kebutuhan industri, peningkatan komitmen serapan lulusan oleh dunia kerja dan berbagai inovasi kerja sama yang dapat dilakukan dengan dunia kerja seperti beasiswa dan/atau ikatan dinas, donasi dalam bentuk peralatan laboratorium atau dalam bentuk lainnya. Berdasarkan arah kebijakan KPT 4.0 – 7 pendidikan vokasi tersebut, kurikulum D3 Teknik Listrik harus dievaluasi dan dikembangkan.

Jam Pelayanan

Senin - Jumat

07:30 - 16:00
07:30 - 16:30 (Jumat)

Contact Info

© 2024 Copyright By. TIM IT Fakultas Teknik | Universitas Tadulako